Ketika audit berlangsung, auditor tidak hanya memperhatikan keberadaan tikus, kecoa, lalat, atau hama lainnya di area operasional. Auditor juga dapat menilai bagaimana perusahaan mengelola risiko hama, mulai dari monitoring rutin, penanganan saat hama ditemukan, hingga kelengkapan dokumentasi pest control. Hal ini menjadi penting bagi sektor usaha, mulai dari industri makanan dan minuman, manufaktur, restoran, hotel, hingga gudang. Menggunakan jasa vendor pest control saja tidak cukup. Perusahaan juga perlu memastikan program pengendalian hama berjalan secara rutin, terukur, dan terdokumentasi dengan baik.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan?
1. Ditemukan Aktivitas atau Jejak Hama
Auditor dapat menemukan tanda-tanda seperti kotoran, bangkai, bekas gigitan, atau kerusakan akibat aktivitas hama pada fasilitas dan area operasional perusahaan. Temuan ini
perlu ditindaklanjuti untuk mencegah masalah berkembang lebih jauh.
2. Monitoring Pest Control Tidak Dilakukan Secara Rutin
Monitoring rutin diperlukan untuk mendeteksi aktivitas hama sejak dini, terutama di area yang rentan terhadap serangan hama. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui titik monitoring,
perangkap, bait station, maupun inspeksi area secara berkala.
3. Temuan Hama Tidak Ditindaklanjuti
Menemukan hama bukan berarti masalah selesai. Setiap temuan perlu ditindaklanjuti dengan tindakan pengendalian dan monitoring ulang untuk mengevaluasi apakah aktivitas hama
sudah terkendali atau masih memerlukan penanganan lanjutan.
4. Dokumentasi Pest Control Tidak Lengkap
Dokumentasi menjadi bukti bahwa program pest control benar-benar dijalankan. Form monitoring yang kosong, jadwal inspeksi yang tidak sesuai, atau laporan tindakan pengendalian yang tidak lengkap dapat menyulitkan perusahaan saat proses audit. Karena itu, setiap inspeksi, monitoring, treatment, dan tindakan perbaikan perlu dicatat secara konsisten dan akurat.
5. Aktivitas Hama Mengancam Produk dan Area Operasional
Keberadaan hama dapat merusak produk, bahan baku, peralatan, maupun fasilitas perusahaan. Aktivitas hama juga dapat mengganggu operasional dan meningkatkan risiko kontaminasi, sehingga perlu dipantau dan ditangani dengan tepat.
Termigon sebagai Local Pest Control Expert, menyediakan solusi pengendalian hama melalui inspeksi, monitoring, treatment, tindak lanjut, dan dokumentasi yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Dengan tenaga ahli berpengalaman dan sistem kerja yang terukur, Termigon membantu perusahaan mengelola risiko hama sekaligus mendukung kesiapan dalam menghadapi audit.